Rabu, 17 November 2010

Saya masih ingin menikmati senyumnya

satu bulan yang lalu, saya memutuskan untuk menyudahi ini semua.. "it's enough" begitu kata kepala dan hati saya. rasanya sudah cukup, terombang - ambing setelah sekian lama. Rasanya nggak perlu disebutkan lagi, berapa lama waktu itu.

banyak yang bilang, kalo saya nggak akan berhasil dan saya pun tertawa dalam hati "hahaha.. liat aja nanti.. saya pasti berhasil" iya, saya berhasil sampai dua hari sebelum kemarin. rasanya masih hangat dikepala saya, kebanggaan saya bahwa saya berhasil menyudahi semua ini. beberapa pertemuan dengannya terlewati dengan mudah, tenang dan yang penting hanya sesuai kepentingan yang tersepakati saja. kegiatan di sebuah socmed pun merupakan kegiatan fun saja. yang saya lakukan untuk menguji keputusan saya. dan saya masih bangga.. ajakan lewat dunia maya pun sudah terbukti menguji keputusan saya.. bahkan sampai kemarin.. saya masih bangga.. semua kebanggaan saya luruh ketika pertanyaan simpel yang muncul

Dia : hari ini pulang ke mana?"
Saya : hah?
Dia : ke **********
saya : yuk!!

kata "yuk" saya sebutkan dengan refleks, dan kegembiraan melumuri diri saya. kegembiraan murni karena saya rindu mengobrol dengannya, berbagi cerita dan keinginan serta mimpi2 yang kami miliki. mimpi yang entah sering tampak sama. impulsifitas dalam hal sejenis. kadang saya mengeluh ya ampunn!! bisa nggak si nggak sama..

akhirnya kemarin.. saya memutuskan berani mengambil kesempatan itu.. obrolan2 mengalir lebih dari 3 jam.. and finally i've decided that these moments are so fun, nice and awesome. it's make us know each other better. after that, let God do the plans. iya, saya mengaku saat ini saya masih ingin menikmati senyumnya.

kebersamaan yang selalu menyenangkan, berbagi mimpi dan angan2 yang selalu indah untuk diceritakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar